Selasa, 20 Januari 2009

Uh..,, SAMPAH!

Pernahkah kita menghitung berapa banyak sampah yang sudah kita buang hari ini, kemarin, dan hari-hari sebelumnya???. Sisa makanan, kertas, kain-kain bekas, barang-barang plastic, botol-botol, tisu, bahkan mungkin sampai mainan-mainan dan peralatan yang sudah tidak terpakai pernah kita buang (Mungkin masih banyak lagi). Coba kita perhatikan saat kita sedang jalan-jalan, lihat tempat-tempat sampah dipertokoan. Tempat sampah disana mungkin sudah menggunung, tak jarang sampai berserakan ke jalan-jalan. Bahkan tak jarang tempat-tempat yang tidak menyediakan tempat sampah. Banyak sekali, ya sampahnya? Ya, diperkirakan dalam sehari setiap orang membuang sampah 1-2 kg.

Jenis-jenis Sampah

Sampah Organik, yaitu sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang bisa terurai secara alamiah/biologis. Misalnya adalah sisa-sisa makanan.

Sampah Anorganik, yaitu sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang sulit terurai secara biologissehingga penghancurannya membutuhkan penanganan yang lebih lanjut. Contohnya adalah plastic dan Styrofoam.

Sampah B3 (Bahna Berbahaya dan Beracun), yaitu sampah yang terdiri dari bahan-bahan berbahaya dan beracun. Misalnya adalah bahan kimia beracun.

Kompos, adalah sampah-sampah yang dapat terurai secara biologis, yaitu melalui pembusukan dengan bakteri yang ada ditanah, dan terkadang digunakan sebagai pupuk.

Sampah menjadi masalah…

Bagaimana kehidupan masyarakat kita ke depan, jika persoalan sampah tidak segera diselesaikan. Permasalahan sampah bukan hanya berdampak pada persoalan lingkungan, tetapi juga telah menimbulkan kerawanan sosial dan bencana kemanusiaan. Berbagai kasus, seperti di Bantargerbang, Bojong Gede, dan Leuwigajah, mengingatkan kita bahwa persoalan sampah bukan hal yang sepele. Lalu, apa yang dapat kita lakukan agar sampah tidak menggunung dan membuat lingkungan tidak sehat? Ada beberapa hal kreatif dan efektif yang bisa kita lakukan yaitu menerapkan prinsip 4R : Replace (mengganti), reduce (mengurangi), re-use (memakai), dan recycle (daur ulang).

Sistem Pengelolaan Sampah

Ada berapa cara pembuangan sampah?
Secara garis besar ada tiga yaitu : cara kimiawi melalui pembakaran, cara fisik melalui pembuangan di TPA, dan cara biologis melalui proses kompos. Yang lazim dilakukan untuk sampah dalam jumlah besar adalah secara fisik.

Bagaimana siklus sistem pengelolaan sampah?

Sampah dari rumah-rumah dikumpulkan dan disimpan dalam tempat atau kontainer sementara, untuk kemudian diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk diolah sebelum dibuang.

Mengapa sampah yang dibuang harus diolah dulu?

Tumpukan sampah yang tidak diolah terlebih dulu dapat mengundang lalat, tikus, pertumbuhan organisme- organisme yang membahaya- kan, mencemari udara, tanah dan air, serta... mengganggu kenyamanan kita!

Bagaimana penanganan sampah di TPA?

TPA sering juga disebut landfill, yaitu tempat pembuangan yang memiliki dasar impermeable (tidak tembus air) sehingga sampah yang diletakkan diatasnya tidak akan merembes hingga mencemari air dan tanah disekitarnya. Sampah- sampah yang datang diletakkan secara berlapis, dipadatkan, dan ditutupi dengan tanah liat untuk mencegah datangnya hama dan menghilangkan bau. TPA umumnya dibuat untuk bisa menampung sampah selama jangka waktu beberapa tahun.

Apa itu insinerator?

Insinerator adalah perangkat pembakaran sampah yang efisien dan bisa mengurangi polusi udara. Insinerator yang baik memiliki sistem penangkal pencemar udara di cerobongnya (walaupun tetap menyebabkan pencemaran udara), dan sanggup mengurangi volume sampah sampai 80%nya seusai dibakar

REPLACE
Ganti dengan barang ramah lingkungan

Teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan, Misalnya, ganti kantong keresek kita dnegan keranjang bila berbelanja, dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidka bisa didegradasi secara alami

REDUCE
(Kurangi Sampah!)

Coba cara-cara ini :

  • Membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi sampah kantong plastik pembungkus barang belanja
  • Membeli kemasan isi ulang untuk shampoo dan sabun daripada membeli botol baru setiap kali habis
  • Membeli susu, makanan kering, deterjen, dan lain-lain dalam paket yang besar daripada membeli beberapa paket kecil untuk volume yang sama

RE-USE
(Gunakan sisa sampah yang masih bisa dipakai!)

Coba cara-cara ini :

  • Memanfaatkan botol-botol bekas untuk wadah
  • Memanfaatkan kantong plastik bekas kemasan belanja untuk pembungkus
  • Memanfaatkan pakaian atau kain-kain bekas untuk kerajinan tangan, perangkat pembersih (lap), maupun berbagai keperluan lainnya

RECYCLE
(Daur Ulang Sampah!)

Daur ulang sendiri memang tidak mudah, karena kadang dibutuhkan teknologi dan penanganan khusus.
Tapi teman-teman bisa membantu dengan cara-cara ini :

  • Mengumpulkan kertas, majalah, dan surat kabar bekas untuk di daur ulang
  • Mengumpulkan sisa-sisa kaleng atau botol gelas untuk di daur ulang
  • Menggunakan berbagai produk kertas maupun barang lainnya hasil daur ulang

Jangan bakar sampah sembarangan!

Mengapa? Karena sampah bisa terdiri dari berbagai bahan yang belum tentu aman. Bahan seperti kaleng aerosol dapat meledak bila kena panas, sedangkan bahan dari plastik dan karet dapat menghasilkan gas yang menimbulkan kanker bila dibakar! Bila pembakaran tidak bisa dihindari, pastikan bahwa hanya sampah organik yang dibakar, tidak terlalu banyak sampah basah, dan lakukan jauh dari kerumunan orang banyak atau benda lain yang dapat memperburuk pembakaran. Kita tentunya tidak ingin menyebabkan kebakaran, bukan?

Nah, mudah-mudahan dengan artikel ini kita semakin sadar bahwa masalah sampah jangan dianggap masalah yang sepele karena menyangkut kebersihan lingkungan kita. Jika lingkungan tak bersih bukan tak mungkin penyakit akan mudah mengenai kita... dan ingat selalu "Buanglah sampah pada tempat yang sudah disediakan".

Pernahkah kita menghitung berapa banyak sampah yang sudah kita buang hari ini, kemarin, dan hari-hari sebelumnya???. Sisa makanan, kertas, kain-kain bekas, barang-barang plastic, botol-botol, tisu, bahkan mungkin sampai mainan-mainan dan peralatan yang sudah tidak terpakai pernah kita buang (Mungkin masih banyak lagi). Coba kita perhatikan saat kita sedang jalan-jalan, lihat tempat-tempat sampah dipertokoan. Tempat sampah disana mungkin sudah menggunung, tak jarang sampai berserakan ke jalan-jalan. Bahkan tak jarang tempat-tempat yang tidak menyediakan tempat sampah. Banyak sekali, ya sampahnya? Ya, diperkirakan dalam sehari setiap orang membuang sampah 1-2 kg.

Jenis-jenis Sampah

Sampah Organik, yaitu sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang bisa terurai secara alamiah/biologis. Misalnya adalah sisa-sisa makanan.

Sampah Anorganik, yaitu sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang sulit terurai secara biologissehingga penghancurannya membutuhkan penanganan yang lebih lanjut. Contohnya adalah plastic dan Styrofoam.

Sampah B3 (Bahna Berbahaya dan Beracun), yaitu sampah yang terdiri dari bahan-bahan berbahaya dan beracun. Misalnya adalah bahan kimia beracun.

Kompos, adalah sampah-sampah yang dapat terurai secara biologis, yaitu melalui pembusukan dengan bakteri yang ada ditanah, dan terkadang digunakan sebagai pupuk.

Sampah menjadi masalah…

Bagaimana kehidupan masyarakat kita ke depan, jika persoalan sampah tidak segera diselesaikan. Permasalahan sampah bukan hanya berdampak pada persoalan lingkungan, tetapi juga telah menimbulkan kerawanan sosial dan bencana kemanusiaan. Berbagai kasus, seperti di Bantargerbang, Bojong Gede, dan Leuwigajah, mengingatkan kita bahwa persoalan sampah bukan hal yang sepele. Lalu, apa yang dapat kita lakukan agar sampah tidak menggunung dan membuat lingkungan tidak sehat? Ada beberapa hal kreatif dan efektif yang bisa kita lakukan yaitu menerapkan prinsip 4R : Replace (mengganti), reduce (mengurangi), re-use (memakai), dan recycle (daur ulang).

Sistem Pengelolaan Sampah

Ada berapa cara pembuangan sampah?
Secara garis besar ada tiga yaitu : cara kimiawi melalui pembakaran, cara fisik melalui pembuangan di TPA, dan cara biologis melalui proses kompos. Yang lazim dilakukan untuk sampah dalam jumlah besar adalah secara fisik.

Bagaimana siklus sistem pengelolaan sampah?

Sampah dari rumah-rumah dikumpulkan dan disimpan dalam tempat atau kontainer sementara, untuk kemudian diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk diolah sebelum dibuang.

Mengapa sampah yang dibuang harus diolah dulu?

Tumpukan sampah yang tidak diolah terlebih dulu dapat mengundang lalat, tikus, pertumbuhan organisme- organisme yang membahaya- kan, mencemari udara, tanah dan air, serta... mengganggu kenyamanan kita!

Bagaimana penanganan sampah di TPA?

TPA sering juga disebut landfill, yaitu tempat pembuangan yang memiliki dasar impermeable (tidak tembus air) sehingga sampah yang diletakkan diatasnya tidak akan merembes hingga mencemari air dan tanah disekitarnya. Sampah- sampah yang datang diletakkan secara berlapis, dipadatkan, dan ditutupi dengan tanah liat untuk mencegah datangnya hama dan menghilangkan bau. TPA umumnya dibuat untuk bisa menampung sampah selama jangka waktu beberapa tahun.

Apa itu insinerator?

Insinerator adalah perangkat pembakaran sampah yang efisien dan bisa mengurangi polusi udara. Insinerator yang baik memiliki sistem penangkal pencemar udara di cerobongnya (walaupun tetap menyebabkan pencemaran udara), dan sanggup mengurangi volume sampah sampai 80%nya seusai dibakar

REPLACE
Ganti dengan barang ramah lingkungan

Teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan, Misalnya, ganti kantong keresek kita dnegan keranjang bila berbelanja, dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidka bisa didegradasi secara alami

REDUCE
(Kurangi Sampah!)

Coba cara-cara ini :

  • Membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi sampah kantong plastik pembungkus barang belanja
  • Membeli kemasan isi ulang untuk shampoo dan sabun daripada membeli botol baru setiap kali habis
  • Membeli susu, makanan kering, deterjen, dan lain-lain dalam paket yang besar daripada membeli beberapa paket kecil untuk volume yang sama

RE-USE
(Gunakan sisa sampah yang masih bisa dipakai!)

Coba cara-cara ini :

  • Memanfaatkan botol-botol bekas untuk wadah
  • Memanfaatkan kantong plastik bekas kemasan belanja untuk pembungkus
  • Memanfaatkan pakaian atau kain-kain bekas untuk kerajinan tangan, perangkat pembersih (lap), maupun berbagai keperluan lainnya

RECYCLE
(Daur Ulang Sampah!)

Daur ulang sendiri memang tidak mudah, karena kadang dibutuhkan teknologi dan penanganan khusus.
Tapi teman-teman bisa membantu dengan cara-cara ini :

  • Mengumpulkan kertas, majalah, dan surat kabar bekas untuk di daur ulang
  • Mengumpulkan sisa-sisa kaleng atau botol gelas untuk di daur ulang
  • Menggunakan berbagai produk kertas maupun barang lainnya hasil daur ulang

Jangan bakar sampah sembarangan!

Mengapa? Karena sampah bisa terdiri dari berbagai bahan yang belum tentu aman. Bahan seperti kaleng aerosol dapat meledak bila kena panas, sedangkan bahan dari plastik dan karet dapat menghasilkan gas yang menimbulkan kanker bila dibakar! Bila pembakaran tidak bisa dihindari, pastikan bahwa hanya sampah organik yang dibakar, tidak terlalu banyak sampah basah, dan lakukan jauh dari kerumunan orang banyak atau benda lain yang dapat memperburuk pembakaran. Kita tentunya tidak ingin menyebabkan kebakaran, bukan?

Nah, mudah-mudahan dengan artikel ini kita semakin sadar bahwa masalah sampah jangan dianggap masalah yang sepele karena menyangkut kebersihan lingkungan kita. Jika lingkungan tak bersih bukan tak mungkin penyakit akan mudah mengenai kita... dan ingat selalu "Buanglah sampah pada tempat yang sudah disediakan".

;Read More “Uh..,, SAMPAH!”  »»

Senin, 19 Januari 2009

Apa itu 'Pemanasan Global?'


Global Warming atau pemanasan Global adalah kejadian meningkatnya suhu temperatur rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi yang dimulai sejak abad ke-20 dan diprediksi akan terus meningkat. Suhu rata-rata Global selama 100 tahun terakhir ini telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F).



Penyebab Pemanasan Global?

Pemanasan Global disebabkan oleh “Greenhouse Effect” atau yang kita kenal dengan efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Salah satun badan ilmiah yang dimaksud adalah Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). IPCC mengungkapkan bahwa 90% aktivitas manusia selama 250 tahun terakhir inilah yang membuat planet kita semakin panas.


Sejak Revolusi Industri, tingkat karbon dioksida beranjak naik mulai dari 280 ppm menjadi 379 ppm dalam 150 tahun terakhir ini. Tidak main-main, peningkatan konsentrasi CO2 di atmosfer Bumi itu tertinggi sejak 650.000 tahun terakhir! Sebelum masa industri, aktivitas manusia tidak banyak mengeluarkan gas rumah kaca, tetapi pertambahan penduduk, pembabatan hutan, industri peternakan, dan penggunaan bahan bakar fosil menyebabkan gas rumah kaca di atmosfer bertambah banyak dan menyumbang pada pemanasan global. Penggunaan gas CFC (Chloro Fluoro Carbon) pada pendingin juga berpengaruh pada pemanasa global. Pembakaran Sampah, asap kendaraan bermotor, dan kurangnya tanaman penyerap gas berbahaya juga menjadi penyebab pemanasan global..


Bagaimana cara mencegahnya?

7 upaya yang bisa kita lakukan untuk melestarikan fungsi bumi kita :

1. jalan kaki lebih sehat atau gunakanlah sepeda

2. lakukan hemat energi.

3. tanamilah halaman rumah dengan pohon dan bunga

4. gunakan kulkas non CFC

5. desain rumah dengan sirkulasi yg baik

6. selalu sediakan tempat sampah, tapi jangan membakar sampah

7. kurangi pembangunan rumah kaca

Saya rasa, untuk melakukan 7 hal diatas gak sulit.. So, Cintai bumi dari skarang!



Global Warming atau pemanasan Global adalah kejadian meningkatnya suhu temperatur rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi yang dimulai sejak abad ke-20 dan diprediksi akan terus meningkat. Suhu rata-rata Global selama 100 tahun terakhir ini telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F).




Penyebab Pemanasan Global?

Pemanasan Global disebabkan oleh “Greenhouse Effect” atau yang kita kenal dengan efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Salah satun badan ilmiah yang dimaksud adalah Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). IPCC mengungkapkan bahwa 90% aktivitas manusia selama 250 tahun terakhir inilah yang membuat planet kita semakin panas.


Sejak Revolusi Industri, tingkat karbon dioksida beranjak naik mulai dari 280 ppm menjadi 379 ppm dalam 150 tahun terakhir ini. Tidak main-main, peningkatan konsentrasi CO2 di atmosfer Bumi itu tertinggi sejak 650.000 tahun terakhir! Sebelum masa industri, aktivitas manusia tidak banyak mengeluarkan gas rumah kaca, tetapi pertambahan penduduk, pembabatan hutan, industri peternakan, dan penggunaan bahan bakar fosil menyebabkan gas rumah kaca di atmosfer bertambah banyak dan menyumbang pada pemanasan global. Penggunaan gas CFC (Chloro Fluoro Carbon) pada pendingin juga berpengaruh pada pemanasa global. Pembakaran Sampah, asap kendaraan bermotor, dan kurangnya tanaman penyerap gas berbahaya juga menjadi penyebab pemanasan global..


Bagaimana cara mencegahnya?

7 upaya yang bisa kita lakukan untuk melestarikan fungsi bumi kita :

1. jalan kaki lebih sehat atau gunakanlah sepeda

2. lakukan hemat energi.

3. tanamilah halaman rumah dengan pohon dan bunga

4. gunakan kulkas non CFC

5. desain rumah dengan sirkulasi yg baik

6. selalu sediakan tempat sampah, tapi jangan membakar sampah

7. kurangi pembangunan rumah kaca

Saya rasa, untuk melakukan 7 hal diatas gak sulit.. So, Cintai bumi dari skarang!


;Read More “Apa itu 'Pemanasan Global?'”  »»

Sabtu, 17 Januari 2009

Sansivera, Si Cantik Penyelamat Bumi..

Sansivera, tanaman hias yang dikenal dengan nama ‘Lidah mertua’ ini tidak hanya menebar pesona dari keindahannya saja, tetapi juga memiliki daya tarik yang sangat luar biasa karena manfaatnya. Tanaman ini mampu bertahan hidup pada rentang suhu dan cahaya yang luas, dan mampu bertahan hidup pada suhu yang ekstrem sekalipun dimana tanaman lain tidak dapat bertahan hidup..


Penelitian yang dilakukan NASA selama 25 tahun menunjukkan bahwa sansivera mampu menyerap lebih dari 107 unsur polutan berbahaya yang ada diudara, hal ini dikarenakan sansivera memiliki bahan aktif pregnane glikosid yang berfungsi untuk mereduksi poutan menjadi asam organik, gula, dan asam amino.

Sansivera juga menjadi objek penelitian tanaman penyaring udara NASA untuk membersihkan udar di stasiun Luar Angkasa.


Berdasarkan riset dari Wolfereton Environmental Service, kemampuan setiap helai daun lidah mertua bisa menyerap 0.938 mikrogram per jam formalheid. Bila disetarakan dengan ruangan berukuran 75 meter persegi cukup diletakkan lidah mertua dengan 4 helai daun saja. Maka rumah dengan ukuran luas 200 meter persegi sebenarnya hanya memerlukan lidah mertua sebanyak 2 pot saja. Tidak terlalu rumit jika dibandingkan dengan harus menyediakan AC plasma Cluster yang tetap tidak bisa menyerap radiasi dan mereduksi polutan.

Jadi, sansivera adalah tumbuhan yang paling tepat untuk diletakkan ditempat-tempat berpolutan, sepertiSmoking Area, Daerah Padat Penduduk, Lokasi Padat kendaraan, atau didekat alat-alat elektronik.


Ternyata tanaman yang udah sering banget kita jumpai ini, berguna banget kan?!

so, membuat lingkungan jadi sehat dan indah itu mudah, kan?!




Sansivera, tanaman hias yang dikenal dengan nama ‘Lidah mertua’ ini tidak hanya menebar pesona dari keindahannya saja, tetapi juga memiliki daya tarik yang sangat luar biasa karena manfaatnya. Tanaman ini mampu bertahan hidup pada rentang suhu dan cahaya yang luas, dan mampu bertahan hidup pada suhu yang ekstrem sekalipun dimana tanaman lain tidak dapat bertahan hidup..


Penelitian yang dilakukan NASA selama 25 tahun menunjukkan bahwa sansivera mampu menyerap lebih dari 107 unsur polutan berbahaya yang ada diudara, hal ini dikarenakan sansivera memiliki bahan aktif pregnane glikosid yang berfungsi untuk mereduksi poutan menjadi asam organik, gula, dan asam amino.

Sansivera juga menjadi objek penelitian tanaman penyaring udara NASA untuk membersihkan udar di stasiun Luar Angkasa.


Berdasarkan riset dari Wolfereton Environmental Service, kemampuan setiap helai daun lidah mertua bisa menyerap 0.938 mikrogram per jam formalheid. Bila disetarakan dengan ruangan berukuran 75 meter persegi cukup diletakkan lidah mertua dengan 4 helai daun saja. Maka rumah dengan ukuran luas 200 meter persegi sebenarnya hanya memerlukan lidah mertua sebanyak 2 pot saja. Tidak terlalu rumit jika dibandingkan dengan harus menyediakan AC plasma Cluster yang tetap tidak bisa menyerap radiasi dan mereduksi polutan.

Jadi, sansivera adalah tumbuhan yang paling tepat untuk diletakkan ditempat-tempat berpolutan, sepertiSmoking Area, Daerah Padat Penduduk, Lokasi Padat kendaraan, atau didekat alat-alat elektronik.


Ternyata tanaman yang udah sering banget kita jumpai ini, berguna banget kan?!

so, membuat lingkungan jadi sehat dan indah itu mudah, kan?!




;Read More “Sansivera, Si Cantik Penyelamat Bumi..”  »»

Jumat, 16 Januari 2009

MuDaers ngadain berbagai Lomba, Loh!

Tau gak sieehh, Kompas MuDA ngadain berbagai macam Lomba yang memperebutkan hadiah total senilai Rp 100 Juta!! Lomba diadakan dalam rangka memperingati HUT Kompas MuDA (Happy Birthday Kompas MuDA!)..
eh, udah pada tau, y?? aduuuh, ketinggalan jaman banget sieh gue!! masa ada yang penting kaya gini aja gw baru tau?! orang-orang mah udah dari jaman dahulu kala dapet infonya!.. yaudah deeh, gue kasih tau buat yang belum tau aja!

Lombanya gak cuma satu aja, tapi ada buanyak! salah satunya yang dilombakan adalah “Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3”.. keren kan?! selain itu ada Kompetisi Foto Kompas MuDA.. truz, ada Kompetisi Komik Kompas MuDA, Kompetisi Penulisan "Jadilah Sahabat Bumi", dan MuDA MUSIKUSTIX.. . Ikutan, nyok...!


Tak apa kan selagi masih ada waktu, kenapa nggak?? Deadlinenya kan sampai tanggal 20 Januari 2009! jadi mumpung masih sempat, buruan deh ikutan!

Persyaratannya gampang kog. Pokoknya yang paling penting kita harus ngisi formulir yang bisa diperoleh dari www.mudaers.com, trus kita juga harus menyertakan kupon yang ada di Kompas MuDA.. nih dia contoh kuponnya...
So, ikutan aja, yuuk....!

Tau gak sieehh, Kompas MuDA ngadain berbagai macam Lomba yang memperebutkan hadiah total senilai Rp 100 Juta!! Lomba diadakan dalam rangka memperingati HUT Kompas MuDA (Happy Birthday Kompas MuDA!)..
eh, udah pada tau, y?? aduuuh, ketinggalan jaman banget sieh gue!! masa ada yang penting kaya gini aja gw baru tau?! orang-orang mah udah dari jaman dahulu kala dapet infonya!.. yaudah deeh, gue kasih tau buat yang belum tau aja!

Lombanya gak cuma satu aja, tapi ada buanyak! salah satunya yang dilombakan adalah “Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3”.. keren kan?! selain itu ada Kompetisi Foto Kompas MuDA.. truz, ada Kompetisi Komik Kompas MuDA, Kompetisi Penulisan "Jadilah Sahabat Bumi", dan MuDA MUSIKUSTIX.. . Ikutan, nyok...!


Tak apa kan selagi masih ada waktu, kenapa nggak?? Deadlinenya kan sampai tanggal 20 Januari 2009! jadi mumpung masih sempat, buruan deh ikutan!

Persyaratannya gampang kog. Pokoknya yang paling penting kita harus ngisi formulir yang bisa diperoleh dari www.mudaers.com, trus kita juga harus menyertakan kupon yang ada di Kompas MuDA.. nih dia contoh kuponnya...

So, ikutan aja, yuuk....!

;Read More “MuDaers ngadain berbagai Lomba, Loh!”  »»

Kamis, 15 Januari 2009

Pentingnya Gizi Bagi Tubuh

"Empat sehat lima sempurna"

"Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat"


Slogan tersebut mungkin sudah sring kita dengar, tapi pada kenyataannya beberapa wilayah di Indonesia bahkan dikota Metropolitan seprtri kota Jakarta masih banyak anak-anak dan balita yang kondisi tubuhnya sangat memprihatinkan karena kekurangan gizi(gizi buruk). Kenapa, ya hal itu bisa terjadi? Padahal kan Indonesia masih sanggup menghasilkan beras... Gizi adalah asupan yang sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan dan pemeliharaan aktifitas tubuh kita. Tanpa asupan gizi yang cukup maka kemungkinan besar kita akan mudah terkena penyakit, misalnya penyakit yang menyerang pencernaan. Lalu apa ya kira-kira penyebab gizi buruk tersebut?

Pada tahun 1988, UNICEF, salah satu badan organisasi PBB yang memang khusus bergerak dibidang kesejahteraan anak telah mengembangkan kerangka konsep perbaikan gizi. Dalam kerangka tersebut ditunjukkan bahwa masalah gizi buruk dapat disebabkan oleh:

  1. Penyebab langsung
    Makanan dan penyakit dapat secara langsung menyebabkan gizi kurang. Timbulnya gizi kurang tidak hanya dikarenakan asupan makanan yang kurang, tetapi juga penyakit. Anak yang mendapat cukup makanan tetapi sering menderita sakit, pada akhirnya dapat menderita gizi kurang. Demikian pula pada anak yang tidak memperoleh cukup makan, maka daya tahan tubuhnya akan melemah dan akan mudah terserang penyakit.

  1. Penyebab tidak langsung
    Ada 3 penyebab tidak langsung yang menyebabkan gizi kurang yaitu:
    • Ketahanan pangan keluarga yang kurang memadai.
      Setiap keluarga diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggota keluarganya dalam jumlah yang cukup baik jumlah maupun mutu gizinya.
    • Pola pengasuhan anak kurang memadai.
      Setiap keluarga dan mayarakat diharapkan dapat menyediakan waktu, perhatian, dan dukungan terhadap anak agar dapat tumbuh kembang dengan baik baik fisik, mental dan sosial.
    • Pelayanan kesehatan dan lingkungan kurang memadai.
      Sistim pelayanan kesehatan yang ada diharapkan dapat menjamin penyediaan air bersih dan sarana pelayanan kesehatan dasar yang terjangkau oleh setiap keluarga yang membutuhkan.

  1. Pokok masalah di masyarakat
    Kurangnya pemberdayaan keluarga dan kurangnya pemanfaatan sumber daya masyarakat berkaitan dengan berbagai faktor langsung maupun tidak langsung.

  1. Akar masalah
    Kurangnya pemberdayaan wanita dan keluarga serta kurangnya pemanfaatan sumber daya masyarakat terkait dengan meningkatnya pengangguran, inflasi dan kemiskinan yang disebabkan oleh krisis ekonomi, politik dan keresahan sosial yang menimpa Indonesia sejak tahun 1997. Keadaan tersebut teleh memicu munculnya kasus-kasus gizi buruk akibat kemiskinan dan ketahanan pangan keluarga yang tidak memadai.

Ketua I Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof Sri Rezeki Hadinegoro mengatakan, ada tiga faktor penyebab anak menderita gizi buruk khususnya balita. Yakni, faktor keluarga miskin, faktor ketidaktahuan orang tua atas pemberian gizi yang baik bagi anak, dan faktor penyakit bawaan pada anak, seperti jantung, TBC, HIV/AIDS, saluran pernapasan dan diare.


Nah, dengan membaca penjelasan diatas mudah-mudahan kita dapat menyadari bahwa kekurangan gizi dapat menyebabkan hal yang buruk yang tidak kita inginkan. Oleh karena itu mari kita sama-sama menjaga keseimbangan gizi kita dan membantu memperbaiki gizi teman-teman atau saudara kita. Caranya adalah dengan aktif dalam lingkungan kita atau dalam organisasi yang memang bertujuan dalam hal tersebut..

"Empat sehat lima sempurna"

"Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat"


Slogan tersebut mungkin sudah sring kita dengar, tapi pada kenyataannya beberapa wilayah di Indonesia bahkan dikota Metropolitan seprtri kota Jakarta masih banyak anak-anak dan balita yang kondisi tubuhnya sangat memprihatinkan karena kekurangan gizi(gizi buruk). Kenapa, ya hal itu bisa terjadi? Padahal kan Indonesia masih sanggup menghasilkan beras... Gizi adalah asupan yang sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan dan pemeliharaan aktifitas tubuh kita. Tanpa asupan gizi yang cukup maka kemungkinan besar kita akan mudah terkena penyakit, misalnya penyakit yang menyerang pencernaan. Lalu apa ya kira-kira penyebab gizi buruk tersebut?

Pada tahun 1988, UNICEF, salah satu badan organisasi PBB yang memang khusus bergerak dibidang kesejahteraan anak telah mengembangkan kerangka konsep perbaikan gizi. Dalam kerangka tersebut ditunjukkan bahwa masalah gizi buruk dapat disebabkan oleh:

  1. Penyebab langsung
    Makanan dan penyakit dapat secara langsung menyebabkan gizi kurang. Timbulnya gizi kurang tidak hanya dikarenakan asupan makanan yang kurang, tetapi juga penyakit. Anak yang mendapat cukup makanan tetapi sering menderita sakit, pada akhirnya dapat menderita gizi kurang. Demikian pula pada anak yang tidak memperoleh cukup makan, maka daya tahan tubuhnya akan melemah dan akan mudah terserang penyakit.

  1. Penyebab tidak langsung
    Ada 3 penyebab tidak langsung yang menyebabkan gizi kurang yaitu:
    • Ketahanan pangan keluarga yang kurang memadai.
      Setiap keluarga diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggota keluarganya dalam jumlah yang cukup baik jumlah maupun mutu gizinya.
    • Pola pengasuhan anak kurang memadai.
      Setiap keluarga dan mayarakat diharapkan dapat menyediakan waktu, perhatian, dan dukungan terhadap anak agar dapat tumbuh kembang dengan baik baik fisik, mental dan sosial.
    • Pelayanan kesehatan dan lingkungan kurang memadai.
      Sistim pelayanan kesehatan yang ada diharapkan dapat menjamin penyediaan air bersih dan sarana pelayanan kesehatan dasar yang terjangkau oleh setiap keluarga yang membutuhkan.

  1. Pokok masalah di masyarakat
    Kurangnya pemberdayaan keluarga dan kurangnya pemanfaatan sumber daya masyarakat berkaitan dengan berbagai faktor langsung maupun tidak langsung.

  1. Akar masalah
    Kurangnya pemberdayaan wanita dan keluarga serta kurangnya pemanfaatan sumber daya masyarakat terkait dengan meningkatnya pengangguran, inflasi dan kemiskinan yang disebabkan oleh krisis ekonomi, politik dan keresahan sosial yang menimpa Indonesia sejak tahun 1997. Keadaan tersebut teleh memicu munculnya kasus-kasus gizi buruk akibat kemiskinan dan ketahanan pangan keluarga yang tidak memadai.

Ketua I Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof Sri Rezeki Hadinegoro mengatakan, ada tiga faktor penyebab anak menderita gizi buruk khususnya balita. Yakni, faktor keluarga miskin, faktor ketidaktahuan orang tua atas pemberian gizi yang baik bagi anak, dan faktor penyakit bawaan pada anak, seperti jantung, TBC, HIV/AIDS, saluran pernapasan dan diare.


Nah, dengan membaca penjelasan diatas mudah-mudahan kita dapat menyadari bahwa kekurangan gizi dapat menyebabkan hal yang buruk yang tidak kita inginkan. Oleh karena itu mari kita sama-sama menjaga keseimbangan gizi kita dan membantu memperbaiki gizi teman-teman atau saudara kita. Caranya adalah dengan aktif dalam lingkungan kita atau dalam organisasi yang memang bertujuan dalam hal tersebut..

;Read More “Pentingnya Gizi Bagi Tubuh ”  »»

Rabu, 14 Januari 2009



;Read More “ ”  »»

belajar Bahasa Jepang gak susah...

Bagi seorang Nimas, pelajaran Bahasa Jepang itu sangat menarik! asyik, bikin happy, bikin nagih, n jadi gak pengen berhenti belajar nihon! Apalagi Sensei yang ngajar Bahasa Jepang biasanya ngadain games-games kecil-kecilan dikelas, trus sering cerita-cerita tentang kebudayaan Jepang sama apa aja yang ada di Jepang.. Wuah, itu bikin Bahasa Jepang tambah asik!

Tapi...,, ternyata gak semua murid suka pelajaran Bahasa Jepang, katanya ribet, trus susah (hasil survey disekolah, nih!). Padahal bahasa Jepang tuh sama sekali gak susah. emang sih gak bisa secepat kilat buat jadi jagoan Bahasa Jepang, tapi butuh waktu yang gak sebentar.. Asalkan kita rajin belajar pasti bisa jadi master tuh! tapi, ya jangan lupa dipraktekin juga.. Coz percuma aja kalo kita belajar tapi gak dipraktekin.

Siapa tau aja dikemudian hari kita dapet beasiswa ke Jepang dari sekolah(amiinn), jadi kita udah gak kagok lagi komunikasi pake Bahasa Jepang..

Bagi seorang Nimas, pelajaran Bahasa Jepang itu sangat menarik! asyik, bikin happy, bikin nagih, n jadi gak pengen berhenti belajar nihon! Apalagi Sensei yang ngajar Bahasa Jepang biasanya ngadain games-games kecil-kecilan dikelas, trus sering cerita-cerita tentang kebudayaan Jepang sama apa aja yang ada di Jepang.. Wuah, itu bikin Bahasa Jepang tambah asik!

Tapi...,, ternyata gak semua murid suka pelajaran Bahasa Jepang, katanya ribet, trus susah (hasil survey disekolah, nih!). Padahal bahasa Jepang tuh sama sekali gak susah. emang sih gak bisa secepat kilat buat jadi jagoan Bahasa Jepang, tapi butuh waktu yang gak sebentar.. Asalkan kita rajin belajar pasti bisa jadi master tuh! tapi, ya jangan lupa dipraktekin juga.. Coz percuma aja kalo kita belajar tapi gak dipraktekin.

Siapa tau aja dikemudian hari kita dapet beasiswa ke Jepang dari sekolah(amiinn), jadi kita udah gak kagok lagi komunikasi pake Bahasa Jepang..

;Read More “belajar Bahasa Jepang gak susah...”  »»

Selasa, 13 Januari 2009

tahun ajaran baru, semangat baru...!

Yapz,, Tahun ajaran baru udah dimulai!! masa-masa liburan udah klewat n udah saatnya kembali go to school dan.... belajar lagi deeehh... tugas yang seabrek udah mennggu..
hmph.. pokoknya tahun ini harus jadi jauuuh lebih baik dari tahun lalu, lebih happy, lebih pinterrr, lebih . . .RAjin!!

Yapz,, Tahun ajaran baru udah dimulai!! masa-masa liburan udah klewat n udah saatnya kembali go to school dan.... belajar lagi deeehh... tugas yang seabrek udah mennggu..
hmph.. pokoknya tahun ini harus jadi jauuuh lebih baik dari tahun lalu, lebih happy, lebih pinterrr, lebih . . .RAjin!!

;Read More “tahun ajaran baru, semangat baru...!”  »»

Senin, 12 Januari 2009

Kata Pengantar (ha? emangnya buku,y?)

nyebelin deeh, kalo udah bagus-bagus bikin blog, eh gak taunya pas udah lama gak dibuka malah gak bisa dibuka untuk selamanya... Padahal kan pasti udah banyak postingannya, blom lagi yang lain-lainnya... huwfth..
Begitulah nasib diriku.. udah lama banget diriku gak buka blog. tau-tau pas mau buka blog, blog NAy gak bisa dibuka, jadi NAy bikin blog baru deh... Harap maklum,yah kalo blognya masih sangaaaaaat sederhana! soalnya nay juga lagi sibuk-sibuknya belajar... OK!

nyebelin deeh, kalo udah bagus-bagus bikin blog, eh gak taunya pas udah lama gak dibuka malah gak bisa dibuka untuk selamanya... Padahal kan pasti udah banyak postingannya, blom lagi yang lain-lainnya... huwfth..
Begitulah nasib diriku.. udah lama banget diriku gak buka blog. tau-tau pas mau buka blog, blog NAy gak bisa dibuka, jadi NAy bikin blog baru deh... Harap maklum,yah kalo blognya masih sangaaaaaat sederhana! soalnya nay juga lagi sibuk-sibuknya belajar... OK!

;Read More “Kata Pengantar (ha? emangnya buku,y?)”  »»